
Liverpool dikenal sebagai klub yang selalu mencari talenta muda berbakat untuk memperkuat lini serang mereka. Salah satu nama yang sempat masuk radar mereka adalah Julian Alvarez, striker muda asal Argentina yang kini bersinar di Manchester City. Penyerang lincah ini menarik perhatian banyak klub besar Eropa, termasuk Liverpool, sebelum akhirnya berlabuh di Etihad Stadium.
Perjalanan Karier Julian Alvarez
Dari River Plate ke Panggung Eropa
Julian Alvarez memulai kariernya di akademi River Plate, salah satu klub terbesar di Argentina. Bakatnya mulai mencuri perhatian sejak muda, dan ia cepat berkembang menjadi salah satu pemain kunci dalam tim senior.
Di bawah asuhan Marcelo Gallardo, Alvarez berkembang pesat dan menjadi bagian penting dari skuat River Plate yang menjuarai Copa Libertadores. Kecepatannya, tekniknya yang mumpuni, serta insting mencetak golnya membuat banyak klub Eropa mulai meliriknya.
Ketertarikan Liverpool terhadap Julian Alvarez
Tidak banyak yang tahu bahwa Julian Alvarez ini rupanya sempat dikejar Liverpool sebelum akhirnya bergabung dengan Manchester City. Jurgen Klopp disebut-sebut sangat mengagumi gaya bermainnya yang agresif dan fleksibel di lini serang.
Liverpool saat itu tengah mencari pemain depan baru untuk memperkuat lini serang mereka yang mulai menua, dengan Mohamed Salah dan Sadio Mane yang semakin mendekati puncak karier mereka. Alvarez dianggap sebagai pemain yang cocok dengan filosofi permainan cepat dan menyerang ala Klopp.
Namun, meskipun Liverpool tertarik, mereka tidak bergerak cukup cepat dalam proses negosiasi, yang akhirnya membuat Manchester City memenangkan perburuan tanda tangan sang pemain.
Mengapa Julian Alvarez Memilih Manchester City?
Daya Tarik Pep Guardiola
Salah satu alasan utama mengapa Alvarez memilih Manchester City adalah kesempatan bermain di bawah Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol ini dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia dalam mengembangkan pemain muda.
Guardiola menawarkan proyek jangka panjang yang menarik, dengan peluang bagi Alvarez untuk belajar dari para pemain bintang seperti Kevin De Bruyne, Erling Haaland, dan Bernardo Silva. Selain itu, filosofi permainan Guardiola yang menekankan pada penguasaan bola dan pergerakan cepat juga dianggap cocok dengan gaya bermain Alvarez.
Kepastian Bermain dan Adaptasi yang Lebih Cepat
Alvarez juga mendapat jaminan bermain lebih sering di Manchester City, terutama di musim pertamanya saat tim membutuhkan kedalaman skuat dalam menghadapi jadwal padat Liga Inggris dan Liga Champions.
Bermain di Premier League jelas merupakan tantangan besar, tetapi adaptasi Alvarez tergolong cepat. Ia langsung menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol dalam beberapa pertandingan penting, termasuk di Liga Champions.
Gaya Bermain Julian Alvarez
Kecepatan dan Dribbling Tajam
Salah satu kekuatan utama Julian Alvarez adalah kecepatannya dalam membawa bola serta kemampuannya melewati pemain lawan. Ia mampu bermain di berbagai posisi lini depan, baik sebagai striker utama maupun second striker.
Di Manchester City, Alvarez sering dipasang sebagai pendamping Erling Haaland, memberikan dimensi tambahan bagi serangan tim. Kemampuannya dalam menekan lawan juga membuatnya menjadi aset berharga bagi tim yang mengandalkan permainan dengan pressing tinggi.
Ketajaman di Depan Gawang
Alvarez dikenal memiliki insting mencetak gol yang tajam. Ia mampu mencetak gol dari berbagai posisi dan situasi, baik dengan kaki kanan, kaki kiri, maupun sundulan. Statistiknya menunjukkan bahwa ia memiliki konversi peluang yang tinggi, menjadikannya salah satu striker muda paling menjanjikan di dunia.
Mungkinkah Julian Alvarez Bergabung dengan Liverpool di Masa Depan?
Meski kini ia telah menjadi pemain penting di Manchester City, tidak menutup kemungkinan bahwa Liverpool suatu saat nanti kembali mencoba merekrutnya.
Rotasi dan Masa Depan di Manchester City
Saat ini, Alvarez masih bersaing ketat dengan Erling Haaland untuk mendapatkan tempat di lini depan. Jika di masa depan ia merasa kurang mendapatkan menit bermain yang cukup, peluang untuk pindah ke klub lain bisa terbuka.
Kesempatan di Liverpool
Liverpool dikenal sebagai klub yang gemar mendatangkan pemain dari liga lain yang sudah matang secara pengalaman. Jika di masa depan mereka membutuhkan pengganti bagi Mohamed Salah atau Darwin Nunez, nama Julian Alvarez bisa kembali masuk dalam radar mereka.
Kesimpulan
Julian Alvarez ini rupanya sempat dikejar Liverpool, namun pada akhirnya, Manchester City yang berhasil mendapatkan jasanya. Pemain muda berbakat ini menunjukkan potensinya sebagai striker top di Premier League dan bisa menjadi salah satu bintang besar di masa depan.
Bagi Liverpool, kegagalan mendapatkan Alvarez mungkin menjadi salah satu kesempatan yang terlewat. Namun, dalam dunia sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi, dan siapa tahu, mungkin suatu hari nanti kita akan melihat Julian Alvarez mengenakan seragam merah Liverpool.